Jenis Jenis Masker Wajah dan Fungsinya

Jenis Jenis Masker Wajah dan Fungsinya

jenis jenis masker wajah

Jenis jenis masker wajah saat ini ada banyak sekali dan dapat disesuaikan dengan kondisi kulit. Penting untuk mengenali jenis masker agar dapat menggunakannya dengan tepat. Masker wajah merupakan produk perawatan kecantikan yang populer di kalangan banyak orang.

Penggunaan masker wajah secara rutin dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan kulit, mulai dari menjaga kesehatan hingga mengatasi tanda-tanda penuaan. Namun, perlu diingat bahwa ada berbagai jenis masker wajah yang perlu dipahami dengan baik.

Inilah Jenis Jenis Masker Wajah dan Fungsinya

Setiap jenis masker memiliki perbedaan signifikan, seperti bahan, kandungan, bentuk, fungsi maupun manfaat. Penggunaan masker wajah bervariasi tergantung pada jenis atau tipe kulit serta usia pengguna. Berikut adalah jenis jenis masker wajah yang dapat dipilih sesuai kebutuhan dan karakteristik kulit Anda:

1. Sheet Mask

Jenis masker wajah pertama yang dapat Anda pertimbangkan adalah sheet mask. Sheet mask, yang sangat populer di Korea, terkenal karena penggunaannya yang mudah dan memberikan hasil instan, membuat kulit terasa halus, lembab, dan terlihat cerah seketika. Sheet mask ini dapat digunakan oleh semua jenis kulit, tergantung pada varian yang dipilih.

Menurut informasi dari Cleveland Clinic, sheet mask juga memiliki manfaat untuk menenangkan kulit yang iritasi, terbakar, dan sensitif. Kelebihan lainnya adalah kemampuannya untuk melembabkan kulit wajah dengan merata melalui cairan yang diserap oleh lembaran maskernya.

Walaupun cocok untuk sebagian besar jenis kulit, sebaiknya hindari penggunaan sheet mask ini pada kulit berjerawat. Disarankan untuk menggunakan masker ini dua kali seminggu selama 20 menit agar dapat meraih hasil maksimal.

*Baca Juga: Cara Pakai Body Mist yang Benar Agar Tahan Lama

2. Clay Mask

Jenis masker wajah berikutnya adalah masker clay mask. Masker ini kaya akan mineral yang bermanfaat untuk kulit. Umumnya, clay mask menggunakan bentonit dan kaolin sebagai bahan dasarnya. Penggunaannya cukup sederhana, yaitu setelah membersihkan wajah.

Setelah mencuci wajah dan mengeringkannya, aplikasikan clay mask secara merata ke seluruh wajah. Biarkan masker mengering selama sekitar 15 hingga 20 menit. Setelah itu, bersihkan masker dengan lembut menggunakan sponge atau handuk wajah yang telah dicelupkan ke dalam air hangat. Bilas wajah dengan air dingin setelah membersihkan.

Clay mask sangat cocok untuk Anda yang memiliki jenis kulit berminyak, yang cenderung mengalami komedo dan jerawat terutama di area T-zone. Jenis masker wajah ini dapat membersihkan kotoran, mengangkat sel-sel kulit mati, serta mencegah timbulnya komedo dan jerawat.

Meski bermanfaat, sebaiknya penggunaan clay mask pada kulit kering dibatasi, cukup satu kali dalam seminggu. Hal ini dilakukan agar kulit tidak menjadi semakin kering. Bagi yang memiliki kulit berminyak, masker ini dapat digunakan 1 hingga 2 kali dalam seminggu.

3. Peel Off Mask

Selanjutnya, Anda dapat mencoba peel off mask, sebuah jenis masker wajah berbentuk krim atau gel yang mengering dan dapat dikelupas setelah diaplikasikan. Peel off mask tidak hanya efektif dalam mengangkat kotoran dan komedo di wajah, terutama di sekitar hidung, tetapi juga memberikan hasil kulit yang lebih halus.

Namun, bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, disarankan untuk memeriksa kandungannya agar tidak menimbulkan reaksi alergi. Menurut Northwestern Medicine, peel off mask termasuk dalam kategori masker yang dapat membersihkan kotoran yang menempel pada kulit.

Jenis masker wajah ini umumnya dibuat dari bahan alami seperti buah atau tumbuhan, sehingga cocok digunakan untuk semua jenis kulit wajah. Masker ini sesuai untuk hampir semua jenis kulit wajah, namun sebaiknya dihindari jika Anda memiliki kulit sensitif. Proses pengelupasan masker dapat menyebabkan sensasi perih dan bahkan iritasi pada kulit sensitif.

4. Wash off Mask

Jenis masker wajah berikutnya adalah wash off mask, yang tersedia dalam berbagai bentuk seperti gel, krim, atau bubuk yang perlu dilarutkan dengan air. Sesuai dengan namanya, cara penggunaan wash off mask adalah dengan mengoleskannya secara merata ke kulit.

Setelah itu, bilas masker dengan menggunakan air hangat. Sebelum memilih wash off mask, penting untuk memperhatikan kandungannya. Kandungan dalam masker ini sangat beragam, termasuk tea tree, bamboo, green tea, rose, dan lain sebagainya.

Masker dengan kandungan seperti sulfur, asam glikolat, asam salisilat, dan charcoal lebih cocok digunakan untuk Anda yang memiliki kulit berminyak. Sementara itu, kandungan shea butter, lidah buaya, hyaluronic, dan mentimun lebih cocok untuk kulit kering.

Meskipun penggunaannya sedikit lebih rumit karena perlu dibersihkan dengan air setelah digunakan. Namun wash off mask, cocok untuk semua jenis kulit, dapat efektif membuat wajah terasa lebih lembut. Pastikan membersihkannya secara menyeluruh agar tidak ada sisa krim masker yang tertinggal.

5. Sleeping Mask

Jenis masker wajah berikutnya adalah sleeping mask. Sleeping mask merupakan masker wajah yang dirancang untuk digunakan semalaman saat tidur. Dibuat khusus untuk memberikan dosis ekstra hidrasi, sleeping mask sangat efektif saat digunakan di malam hari sebelum tidur.

Umumnya berbentuk gel, sleeping mask mudah menyerap kedalam kulit untuk memberikan kelembaban maksimal. Fungsi utama sleeping mask adalah menghidrasi dan menyegarkan wajah setelah lelah beraktivitas seharian.

Terutama saat cuaca dingin atau kulit terasa kering dan kusam, penggunaan sleeping mask sangat dianjurkan. Cocok juga untuk daerah yang kering sepanjang tahun, masker ini bekerja secara mendalam dan menyeluruh untuk melembabkan serta meremajakan kulit.

Cara penggunaannya cukup simpel, yaitu dengan mengoleskan masker ke seluruh permukaan wajah. Tunggu hingga masker terserap secara menyeluruh oleh kulit sebelum tidur. Dengan tekstur berupa gel atau krim, sleeping mask akan mengering dengan sendirinya, memberikan manfaat optimal bagi kulit wajah.

*Baca Juga: Cara Pakai Milk Cleanser yang Benar Agar Bebas dari Kotoran

6. DIY Mask

DIY merupakan singkatan dari “do it yourself,” yang artinya membuat sendiri. Oleh karena itu, DIY mask atau masker buatan sendiri adalah produk masker yang dapat Anda buat dengan tangan sendiri. Masker ini umumnya menggunakan bahan-bahan alami.

Berbagai bahan alami yang bisa digunakan untuk membuat masker wajah termasuk madu, yoghurt, susu, lidah buaya, putih telur, teh hijau, dan banyak lagi. Sebagai contoh, Anda dapat membuat DIY mask lidah buaya dengan mengambil lidah buaya segar, mengambil gel dari dalamnya, mengoleskannya ke wajah selama sekitar 15 menit, dan kemudian membilasnya.

Selain itu, DIY mask juga dapat dibuat dengan menggunakan bahan dasar madu. Madu tidak hanya bermanfaat untuk tubuh, tetapi juga baik untuk kesehatan kulit wajah. Penting untuk memastikan kebersihan saat membuat DIY mask, termasuk kebersihan bahan, tangan, dan tempat kerja. Pastikan juga proporsi bahan yang digunakan sesuai atau mengikuti petunjuk yang benar.

Proses pembuatan DIY mask tergolong mudah karena bahan-bahan alami yang digunakan dapat dengan mudah ditemukan di sekitar kita. Kelebihan lain dari DIY mask adalah bahwa masker ini terbuat tanpa bahan kimia tambahan, sehingga dapat digunakan tanpa efek samping yang serius jika digunakan secara sesuai.

7. Exfoliating Mask

Jenis masker wajah yang terakhir adalah exfoliating mask, yang dirancang untuk mengatasi dua masalah sekaligus, yaitu kulit kusam dan kasar. Masker ini umumnya mengandung butiran halus yang memberikan efek eksfoliasi.

Cara penggunaannya cukup mudah, pertama-tama, aplikasikan masker ini ke wajah dan biarkan sesuai petunjuk waktu yang disarankan. Sebelum membilasnya dengan air, lakukan pemijatan ringan dengan gerakan memutar untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk.

Exfoliating mask diakui memiliki keampuhan tinggi dalam mengatasi masalah kulit kusam dan dapat digunakan secara rutin. Disarankan untuk mengaplikasikan masker ini sekali seminggu dengan durasi penggunaan sekitar 10 menit.

Masker ini efektif dalam mengangkat sel kulit mati yang dapat menyebabkan kulit wajah terlihat kusam, dan juga membantu proses regenerasi sel kulit untuk hasil yang lebih segar dan bercahaya.

Jadi, itulah jenis jenis masker wajah yang memiliki banyak manfaat dan fungsi. Apapun jenis masker wajah yang Anda gunakan, pastikan itu cocok dengan kulit Anda sehingga memberikan hasil yang sesuai harapan.

Sumber:

https://momsmoney.kontan.co.id/news/kenali-7-jenis-masker-wajah-dan-fungsinya-menarik-dicoba